Upaya menjaga kelestarian aset bernilai sejarah tinggi terus dilakukan oleh pengelola sekolah secara berkelanjutan. Manajemen sekolah secara konsisten merawat bangunan arsitektur bersejarah yang menjadi identitas utama kompleks persekolahan tersebut. Bangunan peninggalan zaman kolonial ini telah ditetapkan sebagai kawasan cagar budaya yang harus dijaga keaslian bentuk dan struktur fisiknya. Pihak sekolah meyakini bahwa lingkungan fisik yang kaya nilai sejarah mampu memberikan atmosfer belajar yang unik dan menginspirasi para murid.
Proses perawatan dilakukan secara berkala bekerja sama dengan balai pelestarian cagar budaya daerah guna menjaga standar pemugaran. Setiap pekerjaan perbaikan tembok, atap, maupun ornamen kayu menggunakan bahan dan teknik tradisional yang sesuai dengan aslinya. Sekolah membatasi penambahan bangunan baru agar tidak merusak tata ruang dan estetika kawasan bersejarah tersebut. Penggunaan ruang-ruang kelas bersejarah diatur sedemikian rupa agar fungsi edukasi tetap berjalan harmonis tanpa merusak fasilitas yang ada.
Para siswa merasa bangga dapat mengenyam pendidikan di lingkungan yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang tinggi. Keberadaan bangunan arsitektur bersejarah ini dimanfaatkan langsung sebagai media pembelajaran nyata untuk mata pelajaran sejarah dan seni budaya. Murid diajak untuk menghargai warisan masa lalu dan memahami pentingnya konservasi budaya melalui tindakan perawatan harian. Kesadaran menjaga kebersihan dan keutuhan fasilitas sekolah pun tumbuh secara alami di dalam diri para siswa.
Tur pemandu sejarah sekolah secara rutin digelar untuk menyambut tamu, alumni, serta masyarakat umum yang ingin mempelajari keunikan gedung tersebut. Komunitas pecinta sejarah sekolah dibentuk oleh para siswa guna mengkaji arsip-arsip tua dan mendokumentasikan setiap sudut bangunan. Pengelola sekolah memastikan bahwa kebersihan dan kerapian lingkungan tetap terjaga melalui pengawasan staf kebersihan yang terlatih. Kerja sama erat antara semua pihak menjadi kunci keutuhan bangunan tua ini.
Komitmen merawat cagar budaya ini diharapkan dapat terus menanamkan rasa cinta tanah air dan kebudayaan pada generasi muda. Keberadaan gedung berfasilitas modern di dalam cangkang arsitektur bersejarah membuktikan keharmonisan antara masa lalu dan masa depan. Sekolah berkomitmen untuk terus menjaga warisan fisik ini agar dapat dinikmati oleh generasi-generasi mendatang. Upaya perlindungan ini mempertegas peran sekolah sebagai penjaga tradisi dan sejarah bangsa Indonesia.